Mongol: The Rise of Genghis Khan adalah sebuah film kolosal yang menurut sebagian reviewer film adalah salah satu film kolosal terbaik yang pernah dibuat, Sesuai dengan judulnya, film yang dibintangi oleh Tadanobu Asano dan Chuuluny Khulan bercerita tentang perjalanan hidup seorang Genghis Khan yang bernama asli Temudgin seorang pemimpin atau Khan yang berhasil menjadi pemersatu bangsa Mongol hingga bisa menaklukan hampir setengah planet Bumi.
Dalam film ini Sergei Bodrov mengambil seting permulaan saat Temudgin berumur 9 tahun, saat dimana anak laki-laki Mongol harus memilih pengantin untuk dijadikan istrinya kelak, di saat ayahnya brmaksud membawanya ke suku Merkit karena ayah Temudgin yaitu Esugei (Ba Sen) ingin berdamai dengan suku merkit sebab pernah menculik wanita dari suku tersebut untuk dijadikan istri, di tengah perjalanan mereka singgah di desa suku Ongirat dan bertemu Bortee yang kemudian dipilih menjadi istri oleh Temudgin, awalnya ayahnya tidak setuju karena sudah berjanji dengan suku Merkit, tetapi akhirnya Esugei menyetujuinya karena menurut Esugei "Orang Mongol harus memilih istrinya sendiri".
Dalam perjalanan pulang, Esugei di racun di tengah perjalanan sehingga meninggal dan di sinilah awal penderitaan temudgin karena hak menjadi penerus Khan atas sukunya di rebut oleh Targutai (Sun Honglai) dan Temudgin berserta keluarganya dikucikan, akhirnya Temudgin berkelana sendiri di gurun dan padang savana hingga menjadi budak yang diperjual belikan tetapi keadaan inilah yang menempa Temudgin menjadi seorang pemimpin yang akhirnya bisa memimpin pasukannya menaklukan hampir separuh dunia dan mendapat gelar Genghis Khan yang berarti Khan dari segala-galanya.
Salah satu kekuatan film ini adalah karakter Temudgin yang begitu kuat meski umumnya orang mengenal Genghis Khan memiliki image bengis dan kejam tapi di film ini Temudgin di gambarkan sebagai orang yang cerdik, tegas dan bijaksana yang tahu bagaimana melindungi pasukan dan keluarganya, adegan yang paling bagus dalam film ini menurut saya adalah saat perang melawan Jamukha yang mnerupakan saudara angkat dari Temudgin.
Selain kelebihan yang sudah diulas di bagian atas tentu sebuah film memiliki kekurangan, kekurangan yang paling kentara dalam film ini adalah jalan cerita yang terkesan loncat-loncat dan kurang detail. Jika saya harus memberi nilai untuk film ini, saya akan memberi nilai7,8/10.

